Kabar buruk dan rasa sakit...
TRUTH HURTS!Ternyata mengawali hari dengan sempurna tidak lantas berarti kita juga bisa mengakhirinya dengan sempurna pula. Hari ini gue gak seperti biasanya bangun pagi jam 6 kurang. Masih ada sedikit waktu untuk sebatang sigaret dan berleha-leha. Dengan ditemani upbeat playlist mp3 dari mini stereo murahan, otak gue berpikir apa yang akan gue lakuin hari ini. Sebuah awal hari yang cukup sempurna bukan mengingat hari ini adalah hari Senin yang sering kali bikin bete.
-tambenk-
Tepat jam 10 pagi kurang dikit, dengan suara lantang ibu muda depan mejaku mengabarkan sesuatu yang menyakitkan. Sesuatu yang cukup membuatku tertusuk tepat di ulu hati. Seketika
tidak ada yang bisa kulakukan. Blank. Hati, otak dan sekujur tubuh terasa panas. Ruangan kantor yang dingin ber-AC mendadak menjadi hell on earth ketika temen se-bagian ikut berkomentar. Tentunya bukan jenis komentar yang menyenangkan.
Seperti déjà vu, kembali gue harus menelan rasa sakit ini. Tidak mudah ternyata melepas sesuatu yang sudah sepenuhnya kita ikhlaskan untuk bebas. Sebuah konsekuensi yang sepenuhnya sudah gue prediksi, gue sadari dan gue antisipasi sejak jauh2 hari. Tapi lagi rasa sakit itu; yang melebihi segala rasa sakit yang pernah gue alami seumur hidup, rasa sakit yang gak ada obatnya harus kembali menerpa tubuh ringkih ini.
Kenyataan memang seringkali menyakitkan…
I would say I'm sorry
If I thought that it would change your mind
But I know that this time
I have said too much
Been too unkind
I try to laugh about it
Cover it all up with lies
I try and Laugh about it
Hiding the tears in my eyes
'cause boys don't cry
I would break down at your feet
And beg forgiveness Plead with you
But I know that It's too late
And now there's nothing I can do
So I try to laugh about it
Cover it all up with lies
I try to laugh about it
Hiding the tears in my eyes
'cause boys don't cry
I would tell you
That I loved you
If I thought that you would stay
But I know that it's no use
That you've already
Gone away
Misjudged your limits
Pushed you too far
Took you for granted
I thought that you needed me more
Now I would do most anything
To get you back by my side
But I just
Keep on laughing
Hiding the tears in my eyes
'cause boys don't cry
The Cure - Boys Don't Cry
Seperti déjà vu, kembali gue harus menelan rasa sakit ini. Tidak mudah ternyata melepas sesuatu yang sudah sepenuhnya kita ikhlaskan untuk bebas. Sebuah konsekuensi yang sepenuhnya sudah gue prediksi, gue sadari dan gue antisipasi sejak jauh2 hari. Tapi lagi rasa sakit itu; yang melebihi segala rasa sakit yang pernah gue alami seumur hidup, rasa sakit yang gak ada obatnya harus kembali menerpa tubuh ringkih ini.
Kenyataan memang seringkali menyakitkan…
I would say I'm sorry
If I thought that it would change your mind
But I know that this time
I have said too much
Been too unkind
I try to laugh about it
Cover it all up with lies
I try and Laugh about it
Hiding the tears in my eyes
'cause boys don't cry
I would break down at your feet
And beg forgiveness Plead with you
But I know that It's too late
And now there's nothing I can do
So I try to laugh about it
Cover it all up with lies
I try to laugh about it
Hiding the tears in my eyes
'cause boys don't cry
I would tell you
That I loved you
If I thought that you would stay
But I know that it's no use
That you've already
Gone away
Misjudged your limits
Pushed you too far
Took you for granted
I thought that you needed me more
Now I would do most anything
To get you back by my side
But I just
Keep on laughing
Hiding the tears in my eyes
'cause boys don't cry
The Cure - Boys Don't Cry

2 comments:
:(....life must go on bro...stay with your commitment...be patient.. in the future you will fine someone special ...amin..
i hope so bro...
thx anyway...
Post a Comment